GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

PN Amurang Eksekusi Enam Rumah

PN Amurang Eksekusi Enam Rumah

17 Okt 2018 12:17 Selesai Kondusif, Meski Sempat Memanas PN Amurang Eksekusi Enam Rumah Alat berat saat melakukan eksekusi enam rumah di Kelurahan Ranomea, Kecamatan …

PN Amurang Eksekusi Enam Rumah

17 Okt 2018 12:17
Selesai Kondusif, Meski Sempat Memanas
PN Amurang Eksekusi Enam Rumah MyPassionAlat berat saat melakukan eksekusi enam rumah di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, kemarin. (Rangga Mangowal/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM â€" Sebanyak enam rumah di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang, Minahasa Selatan (Minsel) dieksekusi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari). Eksekusi dilakukan menyusul menangnya penggugatan tanah di MA atas nama ahli waris Jan Sariowan di tahun 1981 di Tondano.

"Ini eksekusi kedua, perkara ini sudah sejak tahun 1981 berperkara di Tondano. Dan dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Tondano tahun 2004. Ini setelah di proses di PN Amurang dan sudah ada putusan MA hingga akhirnya Ketua PN memerintahkan eksekusi hari ini,& quot; jelas Ketua PN Amurang melalui Panitera Elsye Rambi saat ditemui di lokasi, Selasa (16/10) kemarin.

Terpisah, Lurah Ranomea Bobby Momongan menyebutkan, pihak pemerintah telah mendapatkan surat pemberitahuan eksekusi seminggu yang lalu. "Ini eksekusi kedua, kami selaku Lurah Ranomea telah memberikan pemberitahuan untuk eksekusi, sudah seminggu yang lalu suratnya telah diberikan untuk disampaikan. Di sini ada enam rumah dan enam keluarga yang rumahnya dieksekusi," tandasnya.

Sementara, ahli waris tanah, Jan Sariowan menyebutkan, eksekusi tersebut menyusul permohonan pihaknya untuk melakukannya sejak Agustus yang lalu. "Memang dari kami pihak pemenang penggugat menjalankan sesuai prosedur. Dari penghuni situ sebenarnya beberapa sudah beritikad baik, namun ada beberapa yang tidak. Yang tidak itu ada tiga rumah dan yang dilakukan eksekusi," ujarnya.

Pantauan di lokasi, jalannya eksekusi sempat memanas saat alat berat ekskavator merubuhkan sebuah rumah yang materialnya jatuh menimpa rumah yang tidak masuk eksekusi. Salah satu warga pemilik rumah mengamuk dan meminta ganti rugi.

Namun berkat pengamanan dan koordinasi pihak kepolisian serta PN Amurang, diambil kesepakatan untuk langsung diberikan ganti rugi. Suasana eksekusi pun berjalan kondusif hingga selesai.

Sementara itu, Polres Minsel sendiri melibatkan 50 personel untuk pengamanan. Kapolres AKBP FX Winardi Prabowo saat dikonfirmasi melalui Kasat Sabhara AKP Ronny Rondonuwu menyebutkan meski sempat memanas, tetapi eksekusi berjalan kondusif. “Dasar pelaksanaan pengamanan eksekusi yakni dari surat PN Amurang nomor : W19.U7/342/HT/X/2018, tanggal 5 Oktober 2018, tentang pemberitahuan pelaksanaan eksekusi perkara perdata yang berada di Kelurahan Ranomea, serta Surat Perintah Kapolres Minsel nomor Sprin/675/X/2018, tanggal 10 Oktober 2018. Sempat ada adu argumen saat pembacaan putusan pengadilan oleh pihak tergugat yang kalah, namun upaya preemtif d an preventif kami upayakan dapat menetralisir keadaan," pungkasnya. (rgm/ria)

Berita Terkait
  • MyPassion

    19 Okt 2018 10:11 36 Formasi CPNS di Minsel Tak Diminati

  • MyPassion

    19 Okt 2018 09:31 2.729 Pelamar Berebut 253 Kursi CPNS di Tomohon

  • MyPassion

    17 Okt 2018 13:16 Pelamar CPNS Mitra Capai 1.703

  • MyPassion

    16 Okt 2018 09:20 Ribuan Pelamar Berebut 253 Kursi CPNS di Tomohon

Sumber: Google News | Liputan 24 Amurang

No comments