Aliansi Mahasiswa di Tondano Gelar Pesta Seni dan Budaya untuk ... | Liputan 24 Sulawesi Utara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Aliansi Mahasiswa di Tondano Gelar Pesta Seni dan Budaya untuk ...

Posted by On 6:02 PM

Aliansi Mahasiswa di Tondano Gelar Pesta Seni dan Budaya untuk ...

Aliansi Mahasiswa di Tondano Gelar Pesta Seni dan Budaya untuk Korban Bencana Sulteng

Beberapa organisasi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa di Tondano memiliki cara berbeda mencari dana

Aliansi Mahasiswa di Tondano Gelar Pesta Seni dan Budaya untuk Korban Bencana SultengAliansi Mahasiswa di Tondano Gelar Pesta Seni dan Budaya Untuk Sulteng

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Beberapa organisasi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa di Tondano memiliki cara berbeda mencari dana untuk bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Mereka mengelar pentas seni dan budaya.

"Kami sementara mengumpulka n dana dari tiket. Sudah terkumpul Rp 5 Juta lebih," kata Indra Ngangi, Ketua Umum KMK Unima periode 2018-2019, Sabtu (13/10/2018).

Ia mengatakan target sumbangan mencapai Rp 10 Juta. Sumbangan akan disalurkan melalui pemerintah Kabupaten Minahasa.

Sebelumnya, pada Kamis (11/10/2018) kemarin, mereka menggelar Pentas Seni dan Budaya yang bertempat di Asrama Kamasan Putra, Patar.

Kegiatan ini merupakan aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban Gempa dan Tsunami di Donggala, Palu dan sekitarnya dalam bentuk pentas seni dan budaya yang ditampilkan oleh masing-masing organisasi yang ada di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Tondano. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu “Merawat Luka, Merajut Asa”.

Indra Ngangi, dalam sambutannya, menegaskan bahwa dengan pentas seni dan budaya ini, kekerabatan antar organisasi dapat terjalin dengan baik tanpa ada sebuah perbedaan.

“Dengan kegiatan ini, rasa kekeluargaan dan kerukunan antar suku dan agama dapat dijaga dengan baik. Tempat ini menjadi saksi bahwa perbedaan itu adalah anugerah Tuhan," katanya.

Ia menambahkan awalnya kegiatan ini dianggap “mustahil” untuk dilakukan karena hanya dua minggu jangka waktu persiapan.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: David_Manewus Editor: Aldi_Ponge Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Wali Kota Bogor Nyamar Pesan Wanita, Dua Pelaku Prostitusi Digerebek, Ngaku Sehari Layani 5 Pria Sumber: Google News | Liputan 24 Tondano

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »