Bayi Terlantar Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Kota Bitung | Liputan 24 Sulawesi Utara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bayi Terlantar Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Kota Bitung

Posted by On 6:22 AM

Bayi Terlantar Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Kota Bitung

02 Jun 2018 08:46 Bayi Terlantar Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Kota Bitung MyPassion Ketua TP PKK Kota Bitung Khouni Lomban-Rawung mengantar bayi Xena ke RSUD Manembo-Nembo untuk perawatan lebih lanjut, Kamis (31/5). (Lerby Tamuntuan/MP)

MANADOPOSTONLINE.COMâ€"Penemuan bayi di Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung, April lalu sempat viral di media sosial. Bayi terlantar tersebut kini jadi tanggung jawab pemerintah Kota Bitung.

Saat ini, bayi perempuan yang diberi nama Xena tersebut dalam keadaan sehat. Kepala Dinas Sosial Kota Bitung Steven Suluh SSTP MSi menuturkan, pihaknya terus memantau perkembangan bayi Xena dan menugaskan stafnya untuk memberikan pendampingan dan terus berkomunikasi dengan orang tua y ang merawat bayi tersebut. "Karena bayi yang tidak jelas asal usul atau diterlantarkan menjadi tanggung jawab pemerintah dan kami sementara menanganinya," kata Suluh, Kamis (31/5) lalu.

Ketua TP PKK Kota Bitung Khouni Lomban-Rawung menuturkan, sejak ditemukan bayi tersebut, ia turun tangan langsung, dengan penuh cinta kasih terus memantau perkembangan bayi Xena. “Kita kawal pertumbuhan dan perkembangannya. Kamis kemarin kita mengantar bayi Xena ke RSUD Manembo-Nembo untuk perawatan lebih lanjut. Kita semua adalah warga Indonesia yang patuh hukum. Karena ini anak negara, yang tidak diketahui asal usulnya, maka kami harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga kami semua bersepakat untuk menjalani prosedur tersebut sesuai ketentuan," ungkap Rawung.

Lanjut Rawung, pihaknya harus memastikan kelanjutan perawatan bayi perempuan ini. Mulai dari segi pemenuhan fisik, makanan dan psikis serta penjagaan yang aman. “Kemudian walau denga n berat hati, kami harus menyerahkan dari RSUD kepada Dinas Sosial Kota Bitung. Selanjutnya dari Dinsos Bitung akan menyerahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara. Jika penyidikan kasus ini ditutup, dapat diproses lanjut melalui pengadilan untuk proses penetapan pengasuhan. Seterusnya untuk proses pengangkatan anak, dapat dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan perundangan yang berlaku," jelasnya.

Sementara itu, menurut Supervisor Sakti Peksos Perlindungan Anak Kementerian Sosial RI yang bertugas di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara Maria Christina Wongkar menjelaskan, pelaksanaan pengangkatan anak atau adopsi harus sesuai dengan regulasi yang ada. Yaitu Amanat UU No 35 tahun 2014 perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Didukung oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak dan dirinci dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos ) Nomor 110/HUK tahun 2009 Tentang Persyaratan Pengangkatan Anak. Peraturan Menteri Sosial No. 37 Tahun 2010 tentang Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak (TIM PIPA) dan Peraturan Dirjen No. 02 tahun 2012 tentang Pedoman Teknis Prosedur Pengangkatan Anak.

"Artinya dalam proses pengangkatan anak atau adopsi tidak sembarang dilakukan oleh masyarakat. Kita harus membangun kesadaran masyarakat bahwa dalam proses adopsi ada aturan mainnya, harus terpenuhi syaratnya, walaupun dipicu dengan itikad baik tapi secara hukum tidak bisa dibenarkan. Pasalnya, hal ini akan malah menjadi boomerang kalau tidak mengikuti aturan yang ada. Jangan sampai niat baik menjadi masalah di kemudian hari," pungkasnya.(tr-03/tan)

Berita Terkait
  • MyPassion

    02 Jun 2018 11 :25 Pariwisata Masih Jadi Jualan Utama di Minahasa

  • MyPassion

    02 Jun 2018 09:17 Guru Honorer di Bitung Tak Dapat THR

  • MyPassion

    02 Jun 2018 07:39 Awal Hanya Rumah Makan, Kini Jadi Destinasi Wisata Favorit

  • MyPassion

    01 Jun 2018 10:45 Pos Pengaduan THR di Bitung Siaga Satu

Sumber: Google News | Liputan 24 Bitung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »