Muncul APK Kotak Kosong Berlogo KPU-Pemkab, Ini Penjelasan ... | Liputan 24 Sulawesi Utara
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Muncul APK Kotak Kosong Berlogo KPU-Pemkab, Ini Penjelasan ...

Posted by On 7:14 AM

Muncul APK Kotak Kosong Berlogo KPU-Pemkab, Ini Penjelasan ...

19 Apr 2018 13:47 Muncul APK Kotak Kosong Berlogo KPU-Pemkab, Ini Penjelasan Pemkab dan KPU MyPassionTUAI PRO-KONTRA: Salah satu APK baliho yang mengkampanyekan mencoblos kota kosong tepat berada di samping jalan utama Ratahan-Belang, di Kelurahan Nataan, Kecamatan Ratahan, Rabu (18/2). Ada logo Pemkab Mitra dan KPU Mitra tercantum dalam baliho tersebut.

MITRAรข€"Tim pemenangan (tipe) pasangan calon (paslon) James Sumendap - Joke Legi (JS-Oke) meradang. Pasalnya, muncul baliho yang mengkampanyekan kota kosong (koko). Yang menjadi persoalan, ada logo KPU dan Pemkab Mitra dalam baliho tersebut. Tipe JS-Oke melaporkan pihak KPU dan Pemkab Mitra atas temuan itu.

Menurut Ketua Tipe JS-Oke Jeremia Damongilala, laporan suda h dimasukkan ke Panwaslu Mitra dengan tembusan Bawaslu Provinsi dan Kapolda Sulut. "Kami sudah serahkan tadi pagi ke Panwaslu Mitra," ujar mantan wakil bupati Mitra ini.

Dijelaskannya, laporan tersebut dilayangkan karena dugaan APK tersebut atas izin dari KPU dan Pemkab Mitra. "Itu berdasarkan kop yang tertera pada baliho tersebut, bahwa ada KPU Mitra dan Pemkab Mitra. Jadi ini harus diselidiki. Dikarenakan ada dugaan pemberian izin dari pemkab ataupun KPU Mitra," terangnya.

Lanjutnya, APK tersebut juga termasuk pelanggaran karena ada gambar ajakan memilih koko. "Dari hasil pertemuan dari Bawaslu tadi. Bawaslu menjelaskan kalau baliho koko tersebut termasuk pelanggaran. Karena sudah ada gambar yang mengajak memilih kotak kosong," terangnya.

Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mitra Robby Ngongoloy membantah ada izin dari pemkab untuk pemasangan baliho tersebut. Bahkan menurutnya, pemkab akan melayangkan gugatan juga. Karena baliho tersebut mencantumkan logo pemkab tanpa izin.

"Kami sudah laporkan hal ini ke Panwas. Supaya ditelusiluri terhadap pemasang baliho koko yang menaruh logo pemkab di kop baliho. Karena itu tanpa sepengetahuan pemkab. Panwas harus bergerak cepat," tegasnya.

Komisioner KPU Mitra Fanny Wurangian juga membantah baliho tersebut produk KPU. Karena KPU hanya mengakomodir APK dari paslon. "Karena berdasarkan aturan hanya paslon yang diberikan APK. Sedangkan APK tersebut beredar tanpa sepengetahuan kami," jelasnya.

Hal ini, lanjut Wurangian, sudah diterangkan saat klarifikasi dengan Panwas Mitra, Selasa (17/4). "Sudah kami jelaskan ke Panwas saat klarifikasi bahwa baliho koko yang ada logo KPU bukan produk dari kami," tandasnya.

Pihak Panwas Mitra belum bisa dimintai tanggapan soal ini. Kontak sejumlah komisioner ketika dihubungi kemarin belum merespon hingga berita ini diturunkan. (tr-04/can)

Berita Terkait
  • MyPassion

    19 Apr 2018 13:47 Orang Mati Muncul di DPS

  • MyPassion

    19 Apr 2018 13:44 Parpol Pendukung Dampingi R3D di Eris dan Kombi

  • MyPassion

    18 Apr 2018 15:42 KPU Larang eks Koruptor `Nyaleg`

  • MyPassion

    18 Apr 2018 08:45 Ini Alasan Pdt Sumakul Pilih Jadi Calon DPD RI

Sumber: Google News | Liputan 24 Ratahan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »