Liputan 24 Sulawesi Utara | Liputan 24 Indonesia
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sopir Angkot Tahuna Sampaikan Aspirasi ke DPRD

Posted by On 1:53 AM

Sopir Angkot Tahuna Sampaikan Aspirasi ke DPRD

24 Okt 2018 10:43 Sopir Angkot Tahuna Sampaikan Aspirasi ke DPRD MyPassionTerminal jalur Tahuna Timur biasanya ramai dengan mikrolet, tapi Selasa (23/10) kemarin terpantau hanya beberapa mikrolet yang terpakir dan melintas. Para sopir sedang melakukan demo terkait persoalan antrean BBM. (Sriwani Adolong/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM â€" Ratusan sopir angkutan kota (angkot) Tahuna, menggelar demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Selasa (23/10). Demo tersebut dikarenakan persoalan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) pada SPBU di Tahuna. Menurut mereka persoalan tersebut terkesan dibiarkan tanpa solusi oleh pihak terkait.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib ketika pihak DPRD mempersilahkan masuk para sopir ke ruang dewan d an membuka forum dialog antara peserta aksi, pihak DPRD, instansi terkait mewakili pemerintah, dan pihak Pertamina dalam hal ini Stasiun BBM Tahuna.

Dalam dialog tersebut, para sopir mendesak dewan dan pemerintah daerah segera memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi. “Sebenarnya sudah dilakukan rapat koordinasi dengan pemerintah terkait persoalan ini, tetapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” ungkap koordinator lapangan aksi demo Joneks Karel.

Sementara itu, peserta aksi lainnya Sirman Peliwuhang menyesali tindakan pembiaran yang dilakukan dinas terkait atas persoalan tersebut. “Kami meminta SPBU dikembalikan ke fungsi utamanya. Seharusnya kami sopir angkutan mendapat prioritas utama, bukan melayani galon-galon menumpuk yang akhirnya menyebabkan antrean panjang,” sesal dia.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Sangihe Benny Pilat mengungkapkan, pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan para sopir angkutan kota. “Kami akan mencari s olusi dari persoalan ini. Semua akan didudukkan dalam aturan, termasuk meminimalisir pengisian melalui galon. Kemudian langkah pengawasan akan kami tingkatkan agar semua pihak termasuk SPBU melayani sebagaimana mestinya dan tak ada yang terabaikan,” tutup mantan kadis PUPR Sangihe ini. (wan/gnr)

Berita Terkait
  • MyPassion

    03 Nov 2018 12:00 10 Miliar untuk TPI di Tahuna

  • MyPassion

    03 Nov 2018 11:49 Lahan Sawah Kepulauan Sangihe Capai 100 Hektare

  • MyPassion

    01 Nov 2018 12:53 Berantas Rabies, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sitaro Rutin Lakukan Upaya Vaksinasi

  • MyPassion

    01 Nov 2018 12:46 Tol Laut Makin Bermanfaat untuk Kepulauan

Sumber: Google News | Liputan 24 Tahuna

Pengusaha Rumah Makan di Tahuna Masih Takut Menggunakan ...

Posted by On 1:53 AM

Pengusaha Rumah Makan di Tahuna Masih Takut Menggunakan ...

Pengusaha Rumah Makan di Tahuna Masih Takut Menggunakan Kompor Gas

Pemakaian gas untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe belum begitu diminati oleh pengusaha, seperti pengusaha rumah makan di Kota Tahuna

Pengusaha Rumah Makan di Tahuna Masih Takut Menggunakan Kompor GasTRIBUNMANADO/FELIX TENDEKENGas LPG

TRIBUNMANADO.CO.ID, TAHUNA - Pemakaian gas untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe belum begitu diminati oleh pengusaha, seperti pengusaha rumah makan di Kota Tahuna.

Seperti pengakuan dari para pemilik rumah makan, bahwa mereka belum ada fasilitas kompor elpiji untuk masak.

"Mereka yang bekerja merasa takut menggunakan gas saat mem asak," kata Fitri Lumiu, salah satu pengusa rumah makan di Kota Tahuna.

Selain itu kata dia, keberadaan gas di Sangihe masih sangat jarang, sehingga hampir jarang ditemukan ada yang menggunakan gas.

"Banyak juga masih menggunakan kayu untuk kebutuhan masak," tambahnya.

Lanjut dia, untuk usaha mereka, lebih menggunakan kompor memakai minyak tanah untuk masak-memasak.

"Karena sampai saat ini minyak tanah masih sangat gampang diperoleh, jadi masih belum gunakan kompor gas," lanjut dia juga.

Lebih lagi, kata dia, sampai saat ini belum ada sosialisasi dari pemerintah tentang bagaimana cara menggunakan kompor gas tersebut, sebab kembali lagi ada yang takut menggunakan kompor tersebut.

"Mungkin nanti berjalannya waktu," ujar. (oly)

Penulis: Jhonly Kaletuang Editor: David_Kusuma Ikuti kami di Video PilihanSumber: Google News | Liputan 24 Tahuna

Ratusan Warga Sambut Jenazah Bocah Jessica yang Dibakar ...

Posted by On 1:53 AM

Ratusan Warga Sambut Jenazah Bocah Jessica yang Dibakar ...

Ratusan Warga Sambut Jenazah Bocah Jessica yang Dibakar Ibunya di Pelabuhan Tahuna

Sebelum meninggal, Jessica sempat dirawat di RS Liungkendage Tahuna dan kemudian dirujuk ke RSUP Kandou pada awal pekan lalu.

Ratusan Warga Sambut Jenazah Bocah Jessica yang Dibakar Ibunya di Pelabuhan TahunaTribun manado /nielton duradoSebelum meninggal dunia, Jessica Mananohas sempat doakan ibunya

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Ratusan warga Sangihe memadati Pelabuhan Tahuna di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (25/10/2018) pagi.

Mereka menyambut kedatangan jenazah Jessica Mananohas (10), siswi SD yang diduga dibakar oleh ibunya sendiri, Olga Semet.

Tak hanya warga yang mengenal keluarga Jessica, mereka yang tidak mengenalnya pun ikut dalam keramaian tersebut.

"Kasus Jessica ini sudah menjadi isu nasional. Banyak media massa, lokal maupun nasional, yang meliputnya. Itu yang membuat saya juga penasaran sehingga datang ke sini," kata Gun, waga Tahuna, Jumat (25/10/2018).

Warga, tua maupun muda, terus berdatangan untuk melihat langsung kedatangan jenazah Jessica.

Anto, warga Kecamatan Tamako, Kepulauan Sangihe, juga mengaku penasaran dengan kedatangan jenazah Jessica sehingga dia dan kawan-kawan juga merapat ke pelabuhan.

Baca: Reaksi Nenek Rohaya Saat Suaminya 22 Kali Sebut Nama Chika Jesicca

"Peristiwa orangtua membakar anaknya sendiri ini sangat langka di Sangihe. Ini baru pertama kali ada, sehingga wajar kalau ini menjadi pusat perhatian warga Sangihe," ungkap Anto.

Jenazah Jessica dibawa ke rumah ayahnya di K elurahan Bitung Barat, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.

Jenazahnya dibawa dari Pelabuhan Manado ke Tahuna menggunakan KM Venecian. Sekitar pukul 04.19 Wita, kapal itu tiba di Pelabuhan Tahuna.

Ayah Jessica, Rony Mananohas, mengatakan, jenazah Jessica dimakamkan, Kamis siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Eko Sutriyanto Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Video PilihanSumber: Google News | Liputan 24 Tahuna

10 Miliar untuk TPI di Tahuna

Posted by On 1:53 AM

10 Miliar untuk TPI di Tahuna

03 Nov 2018 11:55 10 Miliar untuk TPI di Tahuna MyPassionIlustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM â€" Akhir tahun 2018 akan dibangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kota Tahuna. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sangihe Ernest Unas. “Lokasinya tak jauh dari kawasan Pasar Towo'e Tahuna. Namun sebelum dibangun akan dilakukan kajian awal terhadap lokasi dimaksud,” katanya.

Pentingnya kajian terkait lokasi, merupakan bagian yang harus dilengkapi agar pengembangan penelitian dan perencanaan pembangunan TPI, sudah disiapkan sejak awal. Sehingga pelaksanaan pembangunan benar-benar dipastikan sesuai kondisi lapangan.

“TPI ini memang sangat baik karena dapat memperlancar kegiatan pemasaran denga n sistem lelang, mempermudah pembinaan mutu ikan hasil tangkapan nelayan, serta mempermudah pengumpulan data statistik,” jelasnya. Lagi pula tambah kadis, di Tahuna belum ada TPI. “Perkiraan alokasi anggarannya bisa mencapai Rp 10 miliar lebih. Namun tentunya masih perlu dikaji lagi,” pungkas Unas.

Terpisah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lapek Bahari Hj Azis Janis mengungkapkan sebagai masyarakat dirinya mendukung jika Tahuna didirikan TPI. “Hanya saja yang harus diperhatikan yakni masalah kajian lokasinya. Jangan sampai ada hak-hak masyarakat yang disepelekan. Selain itu kajian amdal juga harus ada terkait dengan limbah TPI,” kunci Janis. (wan/gnr)

Berita Terkait
  • MyPassion

    03 Nov 2018 11:49 Lahan Sawah Kepulauan Sangihe Capai 100 Hektare

  • MyPassion

    01 Nov 2018 13:02 Dukung Promosikan Wisata di Sitaro

  • MyPassion

    01 Nov 2018 12:53 Berantas Rabies, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sitaro Rutin Lakukan Upaya Vaksinasi

  • MyPassion

    01 Nov 2018 12:50 B elum Punya Agen Resmi, Elpiji Subsidi Sitaro Dipatok 100 Ribu

Sumber: Google News | Liputan 24 Tahuna

Sitaro Koleksi 17 Blind Spot, Diskominfo Disorot

Posted by On 1:53 AM

Sitaro Koleksi 17 Blind Spot, Diskominfo Disorot

19 Okt 2018 10:25 Sitaro Koleksi 17 Blind Spot, Diskominfo Disorot MyPassionIlustrasi (jpc)

MANADOPOSTONLINE.COM â€" Wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro belum sepenuhnya menikmati koneksi internet. Bahkan, tercatat, masih ada sedikitnya 17 area blind spot atau tak terjangkau signal.

Warga yang berada di wilayah blind spot ini pun mengeluhkannya. “Memang sangat disayangkan, ketika kita akan berkomunikasi, terpaksa harus turun ke Bronjong. Apalagi saat akan mengakses internet. Kadang kita juga sering ketinggalan informasi. Namun mau bagaimana lagi, sebab situasi memang seperti ini,” tutur beberapa pemuda kawanong saat sedang mengakses internet dari Bronjong Ondong, Kecamatan Siau Barat.

Sementara itu sebagian masyarakat Tatahadeng juga m engeluhkan hal yang sama. “Memang jaringan naik turun, kadang bagus kadang jelek, kadang tidak ada sama sekali. Meski begitu kita tetap bersyukur minimal, ada untuk telepon, dan internet,” keluh mereka.

Masyarakat pun berharap, hal ini dapat diperhatikan pemerintah. Khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). “Harapan kami ketersediaan jaringan seluler ini, minimal dapat disampaikan oleh pihak terkait. Mungkin saja bisa difasilitasi untuk berbicara dengan provider terkait penambahan tower. Sebab selama ini Diskominfo juga terkesan tidak berfungsi,” sindir warga.

Sementara, Plt Kadis Kominfo Wilman Panguliman ketika hendak dikonfirmasi terkesan hanya acuh. Bahkan berbagai upaya konfirmasi tidak dihiraukan.

Titik Blank Spot Area di Wilayah Siau

Kecamatan Siau Barat Utara

1.Kampung Mini

2.Kampung Kinali

3.Kampung Winangun

4.Kampung Kiawang

5.Kampung Kawahang

6.Kampung Batu Bulan

7.Kampung Nameng

Kecamatan Siau Barat

1.Kampung Pehe

2.Kampung Kanawong

3.Kampung Lehi

Kecamatan Siau Timur

1.Kampung Apelawo

2.Kampung Bukide

3.Kampung Deahe

Kecamatan Siau Tengah

1.Kampung Beong

2.Kampung Salili

3.Kampung Lai

4.Kampung Dompase

*Sumber: Diolah, Oktober 2018.

(drp/fgn)

Berita Terkait
  • MyPassion

    03 Nov 2018 12:06 Bupati Sitaro: Budayakan Revolusi Mental

  • MyPassi   on

    01 Nov 2018 13:02 Dukung Promosikan Wisata di Sitaro

  • MyPassion

    01 Nov 2018 12:53 Berantas Rabies, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sitaro Rutin Lakukan Upaya Vaksinasi

  • MyPassion

    01 Nov 2018 12:50 Belum Punya Agen Resmi, Elpiji Subsidi Sitaro Dipatok 100 Ribu

Sumber: Google News | Liputan 24 Ondong Siau