Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Liputan 24 Sulawesi Utara

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ketua GMIBM dan MUI Kotamobagu, Serukan Lawan Terorisme

Posted by On 9:16 PM

Ketua GMIBM dan MUI Kotamobagu, Serukan Lawan Terorisme

Ketua GMIBM dan MUI Kotamobagu, Serukan Lawan Terorisme

Pdt Ch N Raintama Pangulimang, mengatakan warga gereja tetap berdoa dan jaga stabilitas keamanan serta persatuan antar umat beragama di Kotamobagu

Ketua GMIBM dan MUI Kotamobagu, Serukan Lawan TerorismeTRIBUNMANADO/VENDI LERAAksi di Bundaran Kotamobagu, Minggu (13/5/2018), berbedah agama, namun rasa persatuan dan kesatuan terus terjaga.

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

KOTAMOBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Sinode Gereja Masehi Inijili Bolaang Mongondow (GMIBM) Pdt Ch N Raintama Pangulimang, mengatakan warga gereja tetap berdoa dan jaga stabilitas keamanan serta persatuan antar umat beragama di Kota mobagu.

Kata dia, teror yang terjadi di tiga gereja di Surabaya pada minggu (13/5/2018), bukan masalah agama.

Sebab tidak ada ajaran agama atau kita suci yang mengajarkan hal tersebut.

"Saya minta seluruh elemen bangsa untuk tetap merajut, merawat solidaritas sesama anak bangsa dengan menjaga hubungan persaudaraan serta kerukunan antar umat beragama di Indonesia," ujar Pdt Ch N Raintama Pangulimang, Senin (14/5/2018).

Lanjut dia, di Indonesia sudah beberapa kali aksi ini dilakukan, namun kerukunan antar umat beragama masih sangat terjaga.

Terorisme iri dengan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, sehingga berbagai cara ingin menghacurkannya.

"Terorisme di Indonesia harus dilawan serta dibrantas sampai tuntas. Kami siap membantu Polri dan TNI menyelesaikan kelompok radikalisme di Indonesia," ujar dia lagi.

Ketua MUI Kotamobagu, Dani Pontoh mengatakan, kejadian di Surabaya, pelajaran, bahwa harus terus menjaga per satuan serta semangat kerukunan.

Kata Dani, tidak ada dalam Alquran, mengajarkan umatnya melakukan teror atau menghilangkan nyawa manusia.

"Menghilangkan nyawa seseorang, tidak dikehendaki oleh Allah dan Nabi Muhammad SAW," ujar Dani Pontoh.

Ia menambahkan, Kotamobagu, sampai hari ini kerukunan antar umat beragama terjaga dengan baik. Maka seluruh umat harus bergandengan tangan lawan terorisme di Indonesia.

Penulis: Vendi Lera Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Pelaku 3 Bom Gereja di Surabaya Ternyata 1 Keluarga, Terungkap Peran Suami, Istri dan Putra-putrinya Sumber: Google News | Liputan 24 Kotamobagu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »