Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BMKG Perkirakan Cuaca di Sulut Hujan Ringan

Posted by On 11:38 PM

BMKG Perkirakan Cuaca di Sulut Hujan Ringan

BMKG Perkirakan Cuaca di Sulut Hujan Ringan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di Sulawesi Utara secara umum akan mengalami curah hujan ringan

BMKG Perkirakan Cuaca di Sulut Hujan RinganIstPrakiraan Cuaca dari BMKG

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Sam Ratulangi memperkirakan cuaca di Sulawesi Utara (Sulut) pada 19 April 2018 secara umum hujan ringan.

"Kondisi cuaca pada 19 April 2018 secara umum hujan ringan," ujar Prakirawan Mega Christy Indriani, Kamis (19/4/2018).

Sedangkan rinciannya untuk pagi hari berpote nsi hujan ringan hingga sedang hampir diseluruh wilayah Sulut dan berpotensi hujan lebat di wilayah Bitung, Airmadidi dan Ondong Siau.

Sedangkan siang hati Berpotensi hujan ringan bersifat lokal di wilayah Tomohon, Tondano, Lolak, Boroko dan Molibagu serta berpotensi hujan ringan hingga sedang diwilayah Ondong Siau, Tahuna dan Melongguane.

Malam hari berawan dan berpotensi hujan ringan diwilayah Lolak, Boroko, Molibagu dan Melongguane serta berpotensi hujan sedang di wilayah Ondong Siau dan Tahuna. Untuk dini hari berpotensi hujan sedang hingga lebat diseluruh wilayah Sulut.

Suhu udara berkisar 18 - 32 derajat celsius, kelembaban udara 70-95 persen. Untuk angin bertiup dari Barat ke Timur dengan kecepatan 10 - 20 km/jam.

Sedangkan peringatan dini berupa hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat dan angin kencang di Manado, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmut, Kepulauan Sangihe dan Sitaro.

Penulis: Herviansyah Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Dari Syarat Anggota hingga Pengakuan Pelaku, Ini 5 Fakta Komunitas Pesta Seks Tukar Istri di Malang Sumber: Google News | Liputan 24 Ondong Siau

Jembatan Tol Manado-Bitung Ambruk, Puslabfor Mabes Polri dan ...

Posted by On 11:32 PM

Jembatan Tol Manado-Bitung Ambruk, Puslabfor Mabes Polri dan ...

Jembatan Tol Manado-Bitung Ambruk, Puslabfor Mabes Polri dan Makassar Olah TKP

Dua Tim Puslabfor yakni dari Mabes Polri dan Cabang Makassar, Rabu (18/4/2018) pukul 21.30 Wita meninjau lokasi ambruknya jembatan Tol Manado-Bitung.

Jembatan Tol Manado-Bitung Ambruk, Puslabfor Mabes Polri dan Makassar Olah TKPTRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGIJembatan Tol Manado-Bitung yang ambruk di Desa Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) yakni dari Mabes Polri dan Cabang Makassar, Rabu (18/4/2018) pukul 21.30 Wita meninjau lokasi ambruknya jembatan di loka si pembangunan Tol Manado-Bitung, Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Ketua Tim dari Polda Sulut yakni Dirreskrimum Kombes Hari Sarwono bersama Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Alfaris Pattiwael, tampak menemani tim melakukan peninjauan.

"Tim akan turun besok pagi (hari ini, Kamis (19/4/2018)) pukul 08.00 Wita," ujar Kombes Hari Sarwono.

Lanjut Kombes Hari Sarwono, tim Puslabfor ada tujuh orang.

"Lima orang dari Puslabfor Mabes Polri dan dua orang dari Puslabfor Cabang Makassar," ujar dia.

Lanjut Kombes Hari, tim Puslabfor datang untuk membantu proses pengolahan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Jadi mereka akan memeriksa terkait penyebab kejadian. Dengan mempelajari kondisi TKP. Untuk selanjutnya, pada tahap berikutnya akan menjadi bahan penyidik untuk proses selanjutnya. Kita masih menunggu hasilnya," ujar dia.

Tim Polda Sulut dan Puslabfor bekerja sama untuk pengungkapan kasus ini.

"Untuk teknis, kualifikasinya itu puslabfor. Penyidik mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi. Kita saling melengkapi. Untuk waktu, tergantung tim berapa lama yang dibutuhkan untuk pemeriksaan," ujar Kombes Hari. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi Editor: Alexander Pattyranie Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Dari Syarat Anggota hingga Pengakuan Pelaku, Ini 5 Fakta Komunitas Pesta Seks Tukar Istri di Malang Sumber: Google News | Liputan 24 Bitung

Peran Walikota Kotamobagu Jadi Kunci Keberhasilan Diraihnya ...

Posted by On 11:31 PM

Peran Walikota Kotamobagu Jadi Kunci Keberhasilan Diraihnya ...

Peran Walikota Kotamobagu Jadi Kunci Keberhasilan Diraihnya Penghargaan PPD Tingkat Provinsi

Kotamobagu,PilarSulut.Com â€" Diraihnya peringkat satu se Sulawesi Utara (Sulut) oleh Kotamobagu dalam ajang penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) ke dua kalinya ini, tentu saja tidak lepas dari peran dan suppot Walikota Kotamobagu Periode 2013 â€" 2018 sebagai dirijen terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Posisi kepala Daerah dalam proses perencanaan pembangunan Daerah jadi kunci sukses dalam mengakomodir setiap usulan yang disampaikan masyarakat secara bottom up. Selain itu kemampuan kepala Daerah dalam mengakomodir dan menyesuaikan kebijakan serta program Pemerintah Provinsi dan Pusat sehingga terealisasi di Daerah jadi salah satu kunci keber hasilan pembangunan di Daerah ini.

Proses penilaian penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) oleh Pemerintah Pusat melihat tahapan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun pada tahun 2017 dan mulai direalisasikan secara bertahap tahun 2018.

Menurut Kepala Bappeda, Sofyan Mokoginta penilaian PPD yang dilakukan setiap tahunnya ini melihat RKPD yang disusun pada tahun sebelumnya “Penilaianya dengan melihat RKPD tahun 2018. Melihat RPJMD yang memuat penjabaran Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota, dan kemudian komitmen dari Walikota dalam pelaksanaan perencanaan betul betul mengacu pada tahapan tahapan yang sudah ada regulasi. Selain itu juga, perencanaan tersebut ada keterkaitan proritas pembangunan Provinsi dan Nasional. Nah ini semua berdasarkan pengawasan dari Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara pada tahun 2017,”Terang Sofyan.

Ditempat terpisah, Sekretaris Kota (Sekot) Adnan Massinae mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima “Ini merupakan sebuah kebanggaan dari prestasi yang sangat luar biasa bagi Kotamobagu di awal tahun 2018,”Kata Adnan.

Sekedar informasih, diraihnya peringkat satu dalam ajang penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) oleh Kotamobagu menunjukan Kotamobagu sebagai satu satunya perwakilan dari Sulawesi Utara ke tingkat Nasional untuk bersaing bersama 16 Kota se Indonesia yang masuk pada tahap IV penilaian ajang nominasi PPD tahun 2018 oleh Kementerian Perencanaan, Pembangunan Nasional.

Penulis : Abdi F Sutomo

Komentar Facebook

komentar

Sumber: Google News | Liputan 24 Kotamobagu

Melihat Cara Pembuatan Kopi Goraka di Kotamobagu

Posted by On 11:31 PM

Melihat Cara Pembuatan Kopi Goraka di Kotamobagu

19 Apr 2018 09:07 Melihat Cara Pembuatan Kopi Goraka di Kotamobagu MyPassionMANUAL: Pengolahan Kopi Goraka secara manual membuat penikmatnya tertarik mencicipi. (Claudia Rondonuwu/MP)

Kopi bagi warga Kotamobagu, menjadi bagian penting. Penjualnya mulai dari tingkat eceran hingga yang menjajakan dengan kendaraan. Tapi sesuatu berbeda disajikan Atina Lambekan. Yakni Kopi Goraka.

Laporan, Claudia Rondonuwu

BANYAK jenis kopi di Kota Kotamobagu. Masing-masing rasa memberi sensasi berbeda bagi penikmatnya. Salah satunya Kopi Goraka. Kopi ini diolah langsung dengan menyatukan antara biji kopi dan goraka (jahe, red) kemudian digiling bersamaan.

Salah satu pengolah Kopi Goraka adalah Atina Lambekan. Perempuan 50 tahun asal Desa Poyowa Besar I, Kecamatan Kotamobagu Selatan itu sudah lama meracik kopi ini. Saat ditemui di kediamannya, Atina yang akrab disapa Nenek Repi ini memperlihatkan cara pengolahan kopi. Sebelumnya bahan baku mentah kopi dibeli lebih dulu sebanyak 4 kilogram (Kg) dengan harga Rp 35 ribu perkilonya.

Nenek Repi mulai mempersiapkan bahan lainnya seperti goraka dilengkapi alat berupa wajan, sendok kayu, kemudian disangrai menggunakan api dari kayu bakar. Kopi yang disangrai terus diaduk. Agar masak merata. Setelah menunggu sekira 2-3 jam, diangkat dan didinginkan. Selanjutnya kopi didinginkan sekira 30 menit, digiling bersamaan dengan goraka yang sudah dikeringkan selama 24 jam.

“Kopi Goraka yang sudah menjadi bubuk siap dijual dengan harga relatif murah. Mulai dari 1.000 hingga 5.000. Sesuai permintaan pembeli,” ujarnya, ketika usai membuat kopi tersebut.

Dalam sehari nenek Repi dapat menghasilkan Rp 50.000 dari hasil menjual Kopi Goraka terseb ut. Meski terkesan sedikit, namun itu mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari. “Selama sekira empat tahun saya menggantungkan hidup dengan jualan Kopi Goraka ini,” akunya.

Namun sayangnya, hingga sekarang dia belum mendapatkan bantuan modal dari pemerintah untuk memperluas usaha. Proses pengolahan Kopi Goraka secara manual bisa menghabiskan 2 hingga 3 jam. Hal tersebut kerap membuat ibu dua anak ini kewalahan.

Menurut dia, Kopi Goraka sudah dikenal luas di kalangan penikmat kopi. Karena selain menyajikan rasa kopi yang khas, juga menyembuhkan beberapa penyakit. Sebab proses pengolahannya dicampur dengan tumbuhan tradisional jenis goraka. "Sejauh ini sudah banyak langganan yang datang membeli di sini. Baik dari Kotamobagu maupun daerah tetangga. Tetapi belum ke luar Bolaang Mongondow Raya," ucap Ate Ilam, suaminya.

Meski prosesnya masih secara manual, namun dirinya mengaku dapat membuat Kopi Goraka sebanyak 3 hingga 4 kilogram dalam sehari. "Sehari itu sampai 3 hingga 4 kilogram kopi yang saya buat untuk dijual dengan harga relatif murah sesuai permintaan pembeli dari seribu hingga 5 ribu per bungkusnya. Memang itu belum maksimal, namun setidaknya dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari," kata Nene Repi.

Dia berharap, dirinya mendapat sentuhan bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan usahanya. "Tentu bantuan dari pemerintah sangat saya harapkan dalam memperluas usaha ini. Juga keperluan peralatan yang lebih baik dalam pengolahan Kopi Goraka ini," harapnya.

Terpisah salah satu warga Alfian Limpaton menambahkan, kualitas Kopi Goraka milik Nenek Repi terkenal nikmat. "Saya sebagai penikmat kopi merasakan perbedaan dengan kopi lain. Apalagi kopi ini diolah pakai jahe dengan bahan dan sajian sekedarnya," tambahnya.

Para penikmat kopi, khususnya pria pasti tidak akan menyesal apabila meminumnya. “Rasa dan aromanya terbukti khas. Saya berharap kopi Nenek Repi ini bisa s ampai keluar BMR," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Poyowa Besar I Yandi Mokoagow mengatakan, pihaknya bakal memberikan bantuan lewat dana desa tahun 2018 ini. "Memang itu sudah masuk dalam rencana Pemerintah Desa (Pemdes) mengembangkan industri di desa ini terutama Kopi Goraka lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Kebetulan mereka membutuhkan sentuhan pemerintah dan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mendorong industri kecil maupun industri menengah," pungkasnya.(***)

Berita Terkait
  • MyPassion

    19 Apr 2018 13:03 Pengurusan Izin Dipermudah

  • MyPassion

    19 Apr 2018 12:55 10 Rumah Jadi Korban Kebakaran

  • MyPassion

    19 Apr 2018 12:52 Gaji PNS Dinkes Belum Dibayar

  • MyPassion

    19 Apr 2018 12:41 Pancaroba, Warga Diminta Waspada

Sumber: Google News | Liputan 24 Kotamobagu

Kevikepan Tomohon Bakal Bikin Kegiatan Yubileum dengan ...

Posted by On 11:31 PM

Kevikepan Tomohon Bakal Bikin Kegiatan Yubileum dengan ...

Kevikepan Tomohon Bakal Bikin Kegiatan Yubileum dengan Minggu Panggilan

Kevikepan Tomohon, Sulawesi Utara, akan melakukan kegiatan lanjutan dalam rangka Yubileum.

Kevikepan Tomohon Bakal Bikin Kegiatan Yubileum dengan Minggu PanggilanISTIMEWAIklan brosur

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Kevikepan Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), akan segera melakukan kegiatan lanjutan dalam rangka Yubileum 150 tahun Gereja Katolik masuk kembali dan bertumbuh di wilayah Keuskupan Manado.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan Minggu Panggilan.

"Kegiatan dilaksanakan Minggu, 22 April 2018. Berlangsung di Seminari Santo Fransiskus Xaverius Kakaskasen," ujar Lastiko Runtuwene, anggota panitia, Kamis (19/4/2018).

Kegiatan akan dimulai dengan misa anak dan remaja pukul 09.00 Wita sampai 10.30 Wita.

Aksi panggilan pukul 10.30 Wita sampai pukul 12.00 Wita.

"Itu menghadirkan frater, suster, bruder dan imam dari dari lembaga hidup bhakti dan Komunitas. Yaitu JMJ, DSY, PBHK, CMM, BTD, MSC, OCD, CSE, Putri-putri Karmel, dan Diosesan," katanya.

Kegiatan lomba akan dimulai pukul 13.00 Wita sampai dengan selesai.

Di situ ada lomba gerak dan lagu Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami).
"Mereka membawakan dua lagu wajib. Itu adalah Aku Banga Jadi Anak Katolik dan Teman Mari Kita Terbuka" katanya.

Peserta katanya pusat paroki satu kelompok, dan setiap stasi satu kelompok.

Minimal setiap kelompok 20 orang.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: David_Manewus Editor: Alexander Pattyranie Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Dari Syarat Anggota hingga Pengakuan Pelaku, Ini 5 Fakta Komunitas Pesta Seks Tukar Istri di Malang Sumber: Google News | Liputan 24 Tomohon